Sabtu, 24 September 2016

PANCASILA SEBAGAI DASAR FILSAFAT

                PANCASILA SEBAGAI DASAR FILSAFAT
                   
1.PENGERTIAN DAN JENIS FILSAFAT
    A.PENGERTIAN FILSAFAT
         Filsafat adalah upaya manusia untuk mencari kebijaksanaan hidup yang bermanfaat bagi peradaban manusia. Secara etimologis istilah filsafatatau dalam bahasa Inggris disebut dengan philosophi sedangkan dalam bahasa Yunani adalah philosophia yang diterjemahkan sebagai cinta kearifan karena arti kata philos adalah pilia cinta, dan sophia adalah kearifan. Sehi        ngga pengertian filsafat secara bahasa adalah cinta kearifan atau cinta kebijaksanaan karena kearifan juga berarti wisdom. Seorang ahli pikir disebut dengan filosof, yang pertama kali digunakan oleh Herakleitos. Banyak dari tokoh filosof yang menemukan dan merumuskan sistem filsafat sebagai ajaran terbaik dari aliran filsafat seperti: materialisme, idealisme, spritualisme, realisme, dan berbagai aliran modern: rasionalisme, humanisme, individualisme, liberalisme-kapitalisme; marxisme-komunisme;sosialisme.dll.
     Dalam hal ini ada beberapa pendapat yang antara lain mengatakan bahwa pada hakikatnya sukar sekali memberikan definisi mengenai filsafat,karena tidak ada definisi yang definitif.
1.    Pengertian menurut arti katanya,kata filsafat dalam bahsa indonesia berasal dari bahasa yunani terdiri dari kata philein artinya cinta dan sophia artinya kebijaksanaan.FILSAFAT berarti cinta kebijaksanaan,cinta artinya hasrat yang besar atau yang berkobar-kobar.kebijaksanaan artinya kebenaran sejati atau kebenaran sesungguhnya.filsafat berarti hasrat atau keinginan yang sungguh-sungguh akan kebenaran sejati.
2.    Pengertian umum dari pengertian menurut kata-katanya yaitu filsafat dapat diberi pengertian sabagai ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakikat atau inti atau esensi segala sesuatu dengan cara ini jawaban yang akan diberikan berupa keterangan yang hakiki.
3.    Pengertian khusus,karena filsafat telah mengalami perkembangan yang cukup lama tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor,misalnya ruang,waktu,keadaan dan orangnya.itulah sebabnya maka timbul berbagai pendapat mengenai pengertian filsafat yang mempunyai kekhususan masing-masing.Ada berbagai aliran didalam filsafat yang memberi suatu bukti bahwa bermacam-macam pendapat yang khusus yang berbeda-beda satu sama lainnya yaitu:
·         Rationalisme mengagungkan akal
·         Materialisme mengagungkan materi
·         Idealisme mengagungkan idea
·         Hedonisme mengagungkan kesenangan
·         Stoicisme mengagungkan tabiat



     Filsafat menurut J. Greet adalah ilmu pengetahuan yang timbul dari prinsip-prinsip mencari sebab-musebabnya yang terdalam. Secara sederhana filsafat dapat diartikan sebagai kebenaran yang sejati. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai filsafat pancasila akan dibahas di bawah ini.
     Pengertian Filsafat Pancasila menurut Ruslan Abdulgani, Pancasila adalah filsafat negara yang lahir sebagai ideologi kolektif (cita-cita bersama) seluruh bangsa Indonesia. Mengapa pancasila dikatakan sebagai filsafat, hal itu karena pancasila merupakan hasil perenungan jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh para pendahulu kita, yang kemudian dituangkan dalam suatu sistem yang tepat.
     Menurut Notonagoro, Filsafat Pancasila ini memberikan pengetahuan dan pengertian ilmiah yaitu tentang hakikat pancasila.
     Secara ontologi, kajian pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar sila-sila pancasila. Menurut Notonagoro, hakikat dasar antologi pancasila adalah manusia, karena manusia ini yang merupakan subjek hukum pokok sila-sila pancasila. 
B. JENIS FILSAFAT
1.    Rasionalisme
Rasionalisme adalah mashab filsafat ilmu yang berpandangan bahwa rasio adalah sumber dari segala pengetahuan.strategi pengembangan ilmu model rasionalisme dengan demikian adalah mengeksplorasi gagasan dengan kemampuan intelektual manusia.Rasionalisme atau gerakan rasionalis adalah dokrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian,logika,dan analisi yang berdasarkan fakta daripada melalui iman,dogma tau ajaran islam.
2.    Empirisme
Empirisme adalah sebuah orientasi filsafat yang berhubungan dengan kemunculan ilmu pengetahuan modern dan metode ilmiah.empiris menekankan bahwa ilmu pengetahuan manusia bersifat terbatas pada apa yang dapat diamati dan diuji,oleh karna itu aliran empiris memiliki sifat kritis terhadap abstrak dan spekulasi dalam membangun dan memproleh ilmu yang dilakukan dengan penerapan metode ilmiah.
3.    Realisme
Dalam pemikiran filsafat,realisme berpandangan bahwa kenyataan tidaklah terbatas pada pengalaman indrawi ataupun gagasan yang terbangun dari dalam.realisme dapat dikatakan sebagai bentuk penolakan terhadap gagasan ekstrim idealisme dan empirisme.dalam membangun ilmu pengetahuan realisme memberikan teori dengan metode induksi empiris.gagasan utama dari realisme dalam korteks pemerolehan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan didapat dari 2 hal,yaitu observasi dan pengembangan pemikiran baru dari observasi yang dilakukan.dalam korteks itu,ilmuan dapat saja menganalisa kategori fenomena-fenomena yang secara teoritis eksis walau tidak dapat diobservasi secara langsung.
4.    Idealisme
Idealisme adalah tradisi pemikiran filsafat yang berpandangan bahwa doktrin tentang realitas eksternal tidak dapat dipahami secara terpisah dari kesadaran manusia.
  Idealisme berasal dari kata ide yang artinya adalah dunia di dalam jiwa(plato),jadi pandangan ini lebih menekankan hal-hal bersifat ide,dan merendahkan hal-hal yang materi dan fisik.realisme sendiri dijelaskan dengan gejala-gejla fisikis,roh pikiran,diri,pikiran mutlak,bukan berkenaan dengan materi.
5.    Positivisme
Positivisme adalah doktrin filosofi dan ilmu pengetahuan social yang menempatkan peran sentral pengalaman dan bukti empiris sebagai basis dari ilmu pengetahuan dan penelitian.
6.    Paragmatisme
Tradisi pragmatisme muncul atas reaksi terhadap tradisi idealis yang dominan menganggap kebenaran sebagai entitas yang abstrak,sistematis dan refleksi dari realitas.Paragmatis berargumentasi bahwa filsafat ilmu haruslah meninggalkan ilmu pengetahuan transedental dan menggantinya dengan aktifias manusia sebagai sumber pengetahuan.

7.    Utilitarianisme
Utilitarianisme berasal dari kata latin utilis yang berarti berguna,bermanfaat,berfaedah,atau menguntungkan.istilah inijuga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar(the greatest happiness theory).
Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna,berfaedah dan menguntungkan.sebalknya,yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat,tak berfaedah dan merugikan.karena itu,baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna,berfaedah dan menguntungkan atau tidak.Dari prinsif ini tersusunlah teori tujuan perbuatan.
8.    Materialisme
Kata materialisme terdiri dari kata materi dan isme.Matereri dapat dipahami sebagai bahan,benda,segala sesuatu yang tampak.Materialisme adalah pendangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia didalam alam kebendaan semata-mata dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam indra.
9.    Humanisme
Humanisme adalah istilah umum untuk berbagai jalan pikiran yang berbeda yang memfokuskan dirinya ke jalan keluar umum dalam masalah-masalah atau isu-isu yang berhubungan dengan manusia.humanisme modern dibagi menjadi dua aliran humanisme keagamaan/religi dan humanisme sekular.
10. Feminisme
Feminisme adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria.ketika itu,perempuan dari kalangan menengah ataupun bawah tidak memiliki hak seperti hak untuk mendapatkan pendidikan,berpolitik,hak atas milik dan pekerjaan.
11. Eksistensialisme
Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang pahamnya berpusat pada manusia individu yang bertanggung jawab atas kemauannya yang tanpa memikirkan secara mendalam mana yang benar dan mana yang tidak benar.
2. PANCASILA SEBAGAI DASAR FILSAFAT
     Pancasila sebagai dasar filsafat negara Republik Indonesia memiliki susunan lima sila yang merupakan suatu persatuan dan kesatuan serta mempunyai sifat dasar kesatuan yang mutlak, yang berupa sifat kodrat monodualis yaitu sebagai makhluk individu sekaligus juga sebagai makhluk sosial, serta kedudukannya sebagai makhluk pribadi yang berdiri sendiri dan sekaligus juga sebagai makhluk Tuhan. Konsekuensi pancasila dijadikan dasar negara Indonesia adalah segala aspek dalam penyelenggaraan negara diliputi oleh nilai-nilai pancasila yang merupakan kodrat manusia yang monodualis tersebut. 
     Kajian epistemologi filsafat pancasila dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari hakikat pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Hal ini dimungkinkan adanya karena epistemologi merupakan bidang filsafat yang membahas hakikat ilmu pengetahuan (ilmu tentang ilmu). Kajian epistemologi pancasila ini tidak bisa dipisahkan dengan dasar antologinya. Oleh karena itu, dasar epistemologis pancasila sangat berkaitan dengan konsep dasarnya tentang hakikat manusia.Sebagai suatu paham epistemologi, pancasila mendasarkan pandangannya bahwa imu pengetahuan pada hakikatnya tidak bebas nilai karena harus diletakkan pada kerangka moralitas kodrat manusia serta moralitas religius dalam upaya untuk mendapatkan suatu tingkatan pengetahuan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu pancasila secara epistemologis harus menjadi dasar moralitas bangsa dalam membangun perkembangan sains dan teknologi pada saat ini.
     Kajian Aksiologi filsafat pancasila pada hakikatnya membahas tentang nilai praksis atau manfaat suatu pengetahuan mengenai pancasila. Hal ini disebabkan karena sila-sila pancasila sebagai suatu sistem filsafat memiliki satu kesatuan dasar aksiologi, nilai-nilai dasar yang terkandung di dalam pancasila pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan yang utuh. Aksiologi pancasila ini mengandung arti bahwa kita membahas tentang filsafat nilai pancasila.Secara aksiologi, bangsa Indonesia merupakan pendukung nilai-nilai pancasila. Sebagai pendukung nilai, bangsa Indonesia itulah yang mengakui, menghargai, menerima pancasila sebagai sesuatu yang bernilai. Pengakuan, penerimaan dan penghargaan pancasila sebagai sesuatu yang bernilai itu akan tampak menggejala dalam dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan bangsa Indonesia.
     Pancasila sebagai filsafat bangsa dan negara Republik Indonesia mengandung makna bahwa setiap aspek kehidupan kebangsaan, kenegaraan dan kemasyarakatan harus didasarkan pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, pesatuan, kerakyatan dan yang terakhir keadilan. Pemikiran filsafat kenegaraan ini bertolak dari pandangan bahwa negara merupakan suatu persekutuan hidup manusia atau organisasi kemasyarakatan, di mana merupakan masyarakat hukum.
3.NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM DASAR PANCASILA
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Memiliki beberapa Nilai yaitu Nilai Objektif dan Subyektif
Nilai-nilai sistem filsafat Pancasila adalah sebagai berikut: 
1. Nilai pancasila timbul dari bangsa Indonesia itu sendiri
Nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila merupakan hasil dari buah pemikiran, penilaian, dan refleksi filosofis dari bangsa Indonesia sendiri. Ideologi Pancasila berbeda dengan ideologi-ideologi lainnya karena dalam isi Pancasila diambil dari nilai budaya bangsa dan religi yang telah melekat erat, sehingga jiwa pancasila adalah jiawa bangsa Indonesia sendiri, sedangkan ideologi lain seperti liberalis, sosialis, komunis, dan lain sebagainya merupakan hasil dari buah pemikiran filsafat orang. 
2. Nilai pancasila merupakan filsafat bangsa Indonesia
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia menjadi pedoman bangsa untuk mengatur aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus menjadi cermin jati diri bangsa yang diyakini sebagai sumber nilai atas kebenaran, keadilan, kebaikan dan kebijaksanaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 
3. Pancasila merupakan nilai-nilai yang sesuai dengan hati nurani bangsa Indonesia 
Karena pancasila bersumber dari kepribadian bangsa. Sehingga dalam perjalanannya akan selaras dengan nilai-nilai Pancasila.


Nilai yang terkandung dalam dasar pancasila
·        Ketuhanan yang maha esa
1. Setiap orang indonesia bertuhan,menurut agama dan kepercayaan
2. Menjalankan agama an kepercayaan secara berkeadaban serta saling menghormati
3. Segenap agama dan kepercayaan mendapat tempat dan perlakuan yang sama
·         Kemanusiaan yang adil dan beradab
1.    Perlakuan terhadap manusia secara adil,tidak memihak dan berpegangan kepada kebenaran
2.    Beradab meksudnya berbudi luhur,sopan dan bersusila
·         Persatuan indonesia
1.    Melindungi segenap bangsa
2.    Bersatu dalam keberagamaan
·         Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perakilan
1.    Rakyat memiliki kedaulatan
2.    Nilai demokrasi
3.    Prinsif musyawarah
4.    Rakyat memiliki perwakilan

·         Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
1.    Perlakuan yang adil terhadap rakyat
2.    Adil dalam segala aspek kehidupan
3.    Perlindungan terhadap rakyat agar hidup sejahtera


Jumat, 09 September 2016

Bedah buku "Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Praktis Peningkatannya"

Bedah buku "Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Praktis Peningkatannya"

DR.H.Hendra sofyan. MSi
oleh:krisma hendika sari
nim:A1F116032
prodi: PGPAUD
kelas:1A

Dalam buku ini terdiri dari VIII BAB yaitu:
BAB I: PENDAHULU
di bab ini diajari cara memahami,mengembangkan,dan menjelaskan konsep serta aspek perkembangan pada anak.

BAB II: HAKIKAT DAN LANDASAN PERKEMBANGAN AUD
maksud dari bab ini adalah untuk memahami apa yang dimaksud dengan perkembangan AUD,prinsif perkembangan anak menurut para ahli,aspek perkembangan anak serta teori perkembangan konsep dasar paud serta aplikasinya.

BAB III: ANAK USIA DINI
di dalam bab ini dapat dipelajari cara belajar yang baik bagi AUD,permainan yang mengembangkan aspek perkembangan AUD,pengembangan kreativitas dan karakteristik anak serta memahami landasan penyelanggaraan PAUD menurut UU serta pasal.

BAB IV: PENDEKATAN TEMATIK
di bab ini kita seorang guru PAUD dapat memilih tema yang baik untuk AUD,prinsif-prinsif untuk melatih keaktifan,melatih panca indra,menimbulkan sikap kemandirian dan rasa menghargai pada anak.

BAB V: PELAKSANAAN KBM DI TAMAN KANAK-KANAK
didalam bab ini kita dapat menjadi seorang guru yang cerdas karna kita dipinta untuk melatih kemampuan motorik anak dalam kegiatan baris berbaris,keaktifan dalam tanya jawab,mengenal huruf dan angka,mewarnai,mengenal musik,rasa simpati dan empati,melatih kedisiplinan,tolong menolong,dan menjaga kebersihan lingkungan atau diri sendiri pada anak.

BAB VI: PENINGKATAN PERKEMBANGAN AUD DAN KAITANNYA DENGAN PTK
menurut saya dalam bab ini hanya menjelaskan tentang PTK belum ada hasil dari perkembangan yang diharapkan bagi AUD.

BAB VII: RENCANA KEGIATAN HARIAN
maksud dari bab ini adalah menjelaskan bahwa harus memiliki sebuah rencana persiapan mengajar sehari sebelum proses belajar mengajar berlangsung agar pembelajaran yang diberikan seorang guru memiliki arah dan mencapai tujuan.

BAB VIII: ALAT UKUR PERKEMBANGAN AUD
di dalam bab ini alat ukur adalah sebagai titik acuan,dimana kemampuan guru untuk meningkatakan indikator pencapaian perkembangan anak dengan kegiatan yang dilakukan dan sebagai evaluasi kerja guru.

Adapun kelebihan dari buku ini yaitu:
1.gambar covernya terlihat sangat jelas,bagus serta menarik memperlihatkan suasana proses belajar mengajar.
2.dari segi bahasa sudah menggunakan bahasa yang baku sehingga mudah dipahami.
3.dari segi isi sudah sangat inovatif lengkap dengan gambar yang bisa mengembangkan aspek perkembangan anak.
4.dalam buku ini didapat teori serta pendapat para ahli sehingga dapat menambah pengetahuan pembaca.

Adapun kekurangan buku ini yaitu:
1.Dari yang sudah saya baca terdapat banyak pengetikan yang kurang lengkap.
2.foto maupun gambar dibuku ini lebih baik jika diberi warna sehingga lebih menarik isi buku.

Maaf apabila ada kekurangan atas kesalahan saya dalam membedah buku ini,karena saya sedang dalam tahap belajar.